ivan nestorman tulis surat tentang pemajuan kebudayaan

Tulis Surat untuk Sahabat, Ivan Nestorman Bicara tentang Pemajuan Kebudayaan di NTT

Ivan Nestorman, seniman asal NTT menulis surat untuk para sahabatnya. Pencipta sekaligus penyanyi lagu “Mogi” ini bercerita tentang usaha pemajuan kebudayaan melalui musik.


Beberapa bulan silam, Ivan Nestorman mengumumkan niatnya maju sebagai salah satu calon senator dari NTT. “Saya mau maju (jadi anggota) DPD,” katanya pada sebuah perbincangan di Nekang, Ruteng, Manggarai. Dirinya bicara tentang keinginannya berjuang untuk pemajuan kebudayaan. Kebudayaan NTT. Tagline Budaya Kita, Masa Depan Kita jadi dasar seluruh perjuangannya.

Melalui surat untuk para sahabat yang ditulis dan disebarluaskannya hari Rabu, 26 September 2018 kemarin, Flavianus Nestor Embun bercerita lebih panjang tentang visi kebudayaannya itu. Mari simak.

Pemajuan Kebudayaan di NTT

Oleh: Ivan Nestorman

Salam Tiga Satu (31). Tiga batu tungku, Satu priuk nasi!

Saya beruntung jadi orang NTT! Dalam karir saya sebagai pemusik yang sudah cukup lama, motif musik NTT selalu menjadi jualan utama saya. Saya hanya ingin berbeda dengan menampilkan hal tersebut. Tergambar kekuatan budaya kita dalam musik-musik kita dan saya menyadari sungguh, sungguh kita orang NTT amat kaya.

Namun apa yang saya lakukan adalah perjuangan pribadi saja. Bukan dorongan atau bantuan Pemda NTT, apalagi dukungan dewan terhormat di senayan sana yang katanya menjadi wakil kita dari NTT.

Teman teman saya (musisi, seniman pegiat budaya, red) dari provinsi lain mempunyai pemerintah daerah, anggota-anggota DPR/D, DPD yang peduli dengan kebudayaan mereka. Saya bahkan pernah ikutan promo musik Jawa Barat, angklung, go international di Eropa. Saya juga pernah promo Raja Ampat di Timur Tengah hingga New York. Bali bahkan punya beberapa orang filantropis yang secara reguler meminta pemusik mereka berkarir atau tampil internasional, asal tampilkan budaya dengan elemen Bali yang kental.

BACA JUGA
Ivan Nestorman Itu Musisi Hebat

Kepedulian akan budaya ini yang saya lihat lemah di daerah kita. NTT. Kebudayaan dilihat sebagai sesuatu yang taken for granted saja. Jalan menuju Peradaban NTT masih sangat jauh jika penyuburan budaya tidak dilakukan. CULTure harus mendapatkan CULTivation untuk sampai pada sebuah Civilization. Demikian kata para ahli.

Saya ingin berdiri untuk kebudayaan NTT, bangkit dan mempertegas apa yang sudah saya lakukan, dan menjadi perpanjangan tangan pemajuan budaya NTT agar kebudayaan kita tidak tumbuh liar begitu saja. Harus menuju suatu desain yang pada akhirnya: penguatan dan pemajuan semakin terasa di tanah kita.

Ini yang akan hadir melalui industri kreatif yang akan menopang pariwisata secara umum ataupun yang berbasis komunitas di daerah-daerah potensial. Saya ingin melakukan itu dengan segala pengalaman yang saya miliki. Saya tidak ingin pelaku industri kreatif kita “bingung” karena ketiadaan alamat bercurhat seperti yang pernah saya alami. Harus ada seseorang yang berdiri untuk hal itu.

Baca juga: Ivan Nestorman, Musisi Aneh dari Flores

Tentu dengan mencalonkan diri jadi DPD RI ini, saya tidak hendak menawarkan diri menjadi obat pereda batuk yg bisa menyelesaikan semua problem budaya kita dalam waktu singkat. Ini semua kerja besar bersama kita.

Saya hanya ingin menjadi jubir untuk kita, agar negara bisa hadir di bumi NTT untuk pemajuan kebudayaan melalui industri industri kreatif. Kebetulan, itu merupakan sebuah area yg cukup saya faham sebagai seorang pelaku dan penggiat budaya melalui seni musik beridentitas NTT.

27 September 2018

Ivan Nestorman. Bernama lengkap Flavianus Nestor Embun. Musisi asal Manggarai, Flores, NTT. Ivan adalah penerima Public Diplomacy Award dari Pemerintah Afrika di Casablanca, penerima SCTV Award untuk karya Rekaman Paling Inovatif  (Album NERA), nominasi Anugerah Music Indonesia untuk lagu MOGI–lagu ini menjadi lagu yang merakyat di NTT sejak tahun 2012–dan telah tampil di lima benua membawakan musik etnis kontemporer yang disebutnya sebagai musik neotradisi. Ivan Nestorman adalah juga anggota grup musik KOMODO Project bersama Gilang Ramadhan dan Donny Suhendra.

BACA JUGA
Birding, Birdwatching, Pengamatan Burung; Pekerjaan Macam Apa Itu?

Gambar dari Facebook Ivan Nestorman.

Bagikan ke:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *