Manggarai

Lorang di Manggarai, Lebih dari Sekadar Tangisan

Lorang di Manggarai, Lebih dari Sekadar Tangisan

Lorang tidak perlu hadir dalam bentuk upacara yang lengkap. Ia bisa dikenalkan melalui cerita, potongan syair, rekaman suara pelantun tua, atau diskusi lintas generasi tentang cara orang Manggarai merawat duka. Oleh: Louise Marie Grignion de Monfort Mitak | — Di…

Saya Minoritas yang Minum Kopi dengan Bahagia

Saya Minoritas yang Minum Kopi dengan Bahagia

Saya adalah minoritas yang minum kopi dengan bahagia di Bari. Saya juga adalah minoritas yang ikut sahur di rumah seorang teman di Malang, dan tetap diizinkan makan siang di tempat yang sama. Lalu apa itu minoritas-mayoritas? Mendengar kata minoritas-mayoritas sesungguhnya…

Kota Ruteng dalam Koper

Kota Ruteng dalam Koper

Saya pernah menikmati sebuah perjalanan yang menyenangkan. Saya baru menyadarinya ketika mengutak-atik, mengubek-ubek, mengobrak-abrik file lama. Tulisan ini berutang pada notepad (*.txt) yang berhasil bertahan dari segala serangan virus sehingga meski berganti laptop, catatan lama ini tetap ada.  Catatan ini…

Piala Pertama Kita yang Patah dan Terlupakan

Piala Pertama Kita yang Patah dan Terlupakan

Masih ada yang ingat piala pertama apa yang dia terima? Piala tentu saja bisa diterjemahkan secara bebas, dan diganti dengan bentuk penghargaan; sertifikat, plakat, pujian, atau surat cinta warna merah jambu. Judul catatan ini memang mau tidak mau menulis kata…