Kita adalah Komentator Sepak Bola (Bagian Kedua)

Kita adalah Komentator Sepak Bola (Bagian Kedua)

Komentator sepak bola selalu merasa mereka paling benar. Pernah berpikir begitu to? Kalau Prancis bernasib sedih karena gagal menjuarai Piala Eropa 2016, sesungguhnya itu belum apa-apa. Nasib paling sedih justru dialami oleh Lionel Messi. Meski tidak berlaga di perhelatan itu,…

Pesan Moral Dongeng Anak, Untuk Siapa?

Pesan Moral Dongeng Anak, Untuk Siapa?

Kecenderungan utama setiap pembaca atau penikmat cerita adalah berusaha menemukan pesan moral pada kisah yang telah dia nikmati. Hanya saja, usaha itu kadang sia-sia. Bagi sebagian pencerita, tujuan berkarya adalah bercerita. Bukan untuk menyampaikan pesan moral. Tulisan ini adalah lanjutan…

Diskusi di Facebook itu Seperti Itu (Bagian 2)

Diskusi di Facebook itu Seperti Itu (Bagian 2)

Saya menyambung tulisan sebelumnya tentang diskusi di facebook yang sering kita lakukan. Kali ini ada contoh diskusi orang-orang sekampung di Facebook. Bagian pertama tulisan ini ada di sini. Sesungguhnya saya selalu senang dengan obrolan. Sejak obrolan seru berpindah lokasi dari…

Diskusi di Facebook itu Seperti Itu (Bagian 1)

Diskusi di Facebook itu Seperti Itu (Bagian 1)

Kita sering melakukan diskusi di Facebook. Selain agar terhubung dengan para sahabat, kita terlibat obrolan yang bertujuan menemukan solusi. Beberapa tahun terakhir, tepat setelah Facebook mengembangkan dengan sangat baik fasilitas bernama pembentukan grup, semua orang tiba-tiba terlibat menjadi pengamat. Dengan…

Pesan Moral Dongeng Anak, Apakah Ada?

Pesan Moral Dongeng Anak, Apakah Ada?

Mengapa orang tua sebaiknya mendongeng? Mencari jawaban atas pertanyaan ini mungkin akan membawa kita pada buku-buku psikologi. Saya khawatir, buku-buku itu membuat kita lari jauh dari alasan sesederhana: mendongeng sungguh menyenangkan. Untuk yang belum pernah melakukannya–mendongeng untuk anak-anak mereka, cobalah…

Dukungan di Media Sosial Tidak Selalu Benar

Dukungan di Media Sosial Tidak Selalu Benar

Jangan terlampau percaya dengan banyaknya dukungan di media sosial. Di sana, dukung mendukung adalah sesuatu yang tidak terlampau diniatkan karena minim risiko. Di Facebook, beberapa orang agak susah percaya pada pernyataan dukung mendukung, entah via status atau dalam kolom komentar.…