FF100K Karina – Kenangan

FF100K Karina adalah kumpulan kisah tentang Karina dan orang-orang di sekitarnya dalam seratus kata. FF100K adalah singkatan dari Flash Fiction 100 Kata, sebuah model penceritaan yang saya tahu dari teman-teman di facebook. Selamat menikmati! 

ff100k karina kenangan
Flash fiction Karina

FF100K Karina 


Oleh: Armin Bell

Kenangan

Lelaki tua itu memandang foto putri kecilnya di bingkai kusam itu. Dadanya sesak. Kenangan mengalir deras.
“Pa… Ayo kejar,” Putri kecilnya berlari mengitari halaman. 
Dahulu, mereka menghabiskan waktu bersama, bermain, menari, berputar, lalu semuanya menghilang. Bola matanya panas, ada air mata mengalir. Putrinya tak lagi di sini, di tempat mereka bercanda ceria. Kehilangan menyisakan lara. Lelaki tua itu mengusap bingkai dalam tangis. Dia ingin putrinya kembali. 
“Pa… Karina sibuk. Kalau sempat, dia pasti pulang,” istrinya berujar dari kejauhan.
Lelaki tua itu tersenyum. Putrinya telah besar, berjuang di kota lain untuk mandiri. Begitulah menjadi ayah, melepaskan kenangan, membiarkannya tumbuh bersama waktu.
Selesai
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Catatan tentang Flash Fiction dari indonovel.com:


Flash fiction sesuai namanya adalah fiksi kilat yang bisa dibaca sekejap hanya dalam hitungan detik. Beberapa penulis menyebutnya dengan istilah sudden fiction, microfiction, microstory, postcard fiction, atau short short story. 

Di China orang menyebutnya cerita seukuran telapak tangan.

Belakangan ini flash fiction meningkat popularitasnya seiring dengan berkembangnya sastra dunia maya. Karakteristik flash fiction yang pendek, padat, kuat & cepat dianggap sesuai dengan tipikal pengguna internet yang memiliki waktu terbatas.

#FF100K #FlashFiction #Karina

6 thoughts on “FF100K Karina – Kenangan”

  1. :'( seringkali terbayang bagaimana perasaan orgtua yg begitu dekat dengan anaknya, lalu anaknya harus pergi entah untuk menikah atau untuk mencari sesuap nasi. Namun inilah hidup, anak – anak dibesarkan untuk bisa menikmati indahnya dunia dengan lika dan likunya. Orangtua tinggal memberikan doa agar si anak mampu menjaga diri dan kembali pada mereka saat kebahagiaan itu sudah dapat dibagi :)keren kandaaaa,,,

  2. Terima kasih sudah mampiiiiirrrr… Apa kabar? Sekarang saya lagi sibuk update blog yang di WP ini soalnya ntar lagi MP mau jadi OL shop heheheMampir terus yaaaa 🙂

  3. Fotonya sudah banyak berbicara tentang kenangan….andai orang tidak lupa menikmati apa yang saat ini dihadapi, kenangan seharusnya tidak perlu ada untuk membayangi tapi mendampingi

  4. Setelah baca Televisi 14 inci trus dilanjutkan dengan crita ini??? Lengkap Dan sempurnalah tangisan kerinduan ini…. Kangen mama Dan papa….?!?!?!?Hiks hiks hiks hiks…..

Tanggapan Anda?

Scroll to Top
%d bloggers like this: